Adapun sepanjang tahun lalu, tercatat sebanyak 62 emiten baru, angka itu melampaui target yang sebanyak 35 emiten. Realisasi itu juga menjadi pencapaian terbanyak sejak privatisasi bursa pada tahun 1992.
"Jumlahnya jauh lebih tinggi dibandingkan tahun 2017 yang hanya ada 46 emiten. Jadi memang banyak emiten baru," kata dia.
Baca Juga: 5 Strategi OJK Hadapi Ekonomi Global di 2019
Sepanjang 2018 juga, lanjut Wimboh, nilai penghimpunan dana sebesar Rp166 triliun, serta total dana kelolaan investasi tercatat mencapai Rp746 triliun, meningkat 8,3% dibandingkan akhir tahun 2017.
Sekedar diketahui sampai dengan perdagangan pekan ini, Jumat (11/1/2019), Bursa Efek Indonesia (BEI) sudah kedatangan tiga perusahaan tercatat baru. Dengan demikian, terhitung sejak berdirinya BEI di tahun 1977 hingga saat ini jumlah emiten yang telah melantai di bursa sudah mencapai 622 emiten.
(Feby Novalius)