Banyak orang yang sehabis kerja tak langsung pulang ke rumah. Biasanya mereka nongkrong bersama teman-temannya di kafe atau kedai kopi. Nah, tak terasa banyak uang yang ‘bocor’ akibat nongkrong-nongkrong santai begini. Bayangkan, harga segelas kopi katakanlah Rp25.000 ditambah camilan Rp20.000. Jadi, total uang yang harus dikeluarkan Rp45.000.
Nah, untuk menekan angka kebocoran anggaran rumah tangga, sebaiknya batasi saja kebiasaan nongkrong di kafe atau kedai kopi ini. Misalnya batasi sekali dalam sebulan. Karena jika kebiasaan itu dilakukan setiap minggu, tentu keuangan bisa jebol bukan?
Pakaian dan kosmetik
Nah, kalau ini khusus untuk kaum hawa. Seringkali, kaum hawa membeli pakaian dan kosmetik bukan berdasarkan kebutuhan, tapi keinginan semata.
Apalagi bagi wanita yang sering kepo akun-akun instagram selebriti atau online shop. Banyak sekali godaan yang menghampiri. Misalnya saja melihat selebgram yang nampak kece dengan pakaian dan lipstik endorse. Langsung deh hasrat belanja timbul.
Padahal, belanja pakaian dan kosmetik baik offline atau online bisa membuat anggaran rumah tangga bocor. Anggaran yang seharusnya untuk ditabung atau diinvestasikan, eh malah ludes untuk belanja pakaian dan kosmetik.
Bijak Atur Keuangan Rumah Tangga
Di atas telah disebutkan beberapa contoh kasus yang bisa bikin anggaran rumah tangga bocor. Sebagai penegasan saja, kebocoran di sini maksudnya lebih ke makna boros ya, bukan berarti anggarannya dikorupsi.