"Dalam waktu maksimum 5 tahun kita akan exercise, kita lihat perkembangannya kalau misalnya kondisinya bagus, bagaimana kita bisa meminta Sriwijaya pengembalian utangnya dan prospek ke depannya bagus ya kita akan exercise," jelasnya.
Baca Juga: Menhub: Harga Tiket Garuda Masih Mahal
Mengenai biaya yang harus dikeluarkan, Gusti belum mau menyebutkan secara rinci. Sebab, masih dalam perhitungan oleh Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) untuk memberikan penilaian.
Nantinya hasil penilaian tersebut akan menjadi pertimbangan perseroan untuk akusisi. Jika nilainya bagus, maka pihaknya akan segera mempercepat proses akuisisi itu.
"Belum, kita lagi review, kita sedang menunjuk KJPP independen untuk menilai mereka, lagi proses. Kita lihatlah, kalau prospeknya bagus valuenya menarik pasti kita exercise," jelasnya.
(Feby Novalius)