Sri Mulyani Beberkan Tantangan RI Naik Kelas Jadi Negara Berpenghasilan Menengah Atas

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis
Rabu 06 Maret 2019 18:26 WIB
Foto: Sri Mulyani (Setkab)
Share :

“Jadi pembahasan bagaimana untuk bisa meningkatkan peranan dari sektor manufaktur itu di dalam kerangka untuk menciptakan struktur ekonomi yang lebih seimbang, seperti membahas bagaimana ini bisa menjawab persoalan seperti neraca pembayaran, defisit eksternal balance kita, dan juga dari sisi kemampuan untuk ekspor dan investasi,” terang Menkeu saat ditanya mengenai materi pembahasan dalam Sidang Kabinet Paripurna (SKP), yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu.

 Baca Juga: Konsumsi dan Investasi Masih Jadi Pemicu Pertumbuhan Ekonomi 2019

Dari sisi itu, lanjut Menkeu, nanti akan ditetapkan bagaimana kebijakan APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara) bisa mendukung tema-tema tersebut, tantangan-tantangan yang harus dijawab. Kemudian tantangan ketiga mengenai demografi, karena kita masih mempunyai demografi yang muda sehingga perlu perhatian untuk pendidikan, kesehatan, dan training itu seperti apa.

“Jadi ini masih merupakan suatu brainstorming awal untuk bisa mendapatkan arahan dari Presiden, Wapres, Kabinet mengenai apa arah yang harus kita perhatikan di dalam menyiapkan fondasi Indonesia di tahun 2020,” kata Sri Mulyani.

Saat ditanya mengenai asumsi makro dalam APBN 2020, Menkeu Sri Mulyani Indrawati mengatakan, masih di dalam range. “Nanti, mungkin sidang kabinet selanjutnya ya yang sudah dalam poin ya,” kata Menkeu.

(Dani Jumadil Akhir)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya