Stok minyak mentah AS turun pekan lalu karena kilang-kilang meningkatkan produksi, kata Badan Informasi Energi AS (EIA). Persediaan minyak mentah AS turun 3,9 juta barel di minggu lalu, dibandingkan dengan ekspektasi para analis untuk kenaikan 2,7 juta barel.
Data EIA lainnya menunjukkan produksi minyak mentah AS turun dari rekor tertinggi, berkurang 100.000 barel per hari (bph) menjadi 12 juta barel per hari minggu lalu. EIA merevisi turun perkiraan untuk pertumbuhan produksi minyak mentah domestik pada 2019. EIA juga merevisi turun angka proyeksinya untuk produksi 2020.
Harga minyak juga mendapat dukungan dari pemangkasan pasokan yang dipimpin oleh Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutunya, termasuk Rusia.
Arab Saudi mengindikasikan pihaknya akan memangkas ekspor pada April. Menteri Energi Khalid al-Falih, hari sebelumnya, mengatakan perjanjian pembatasan produksi kemungkinan akan berlangsung hingga setidaknya Juni, demikian dilansir Antaranews, Kamis (14/3/2019).
(Kurniasih Miftakhul Jannah)