Fakta Menarik Bor Raksasa China Ngebor Terowongan Kereta Cepat

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis
Minggu 31 Maret 2019 08:37 WIB
Foto: Dok KCIC
Share :

JAKARTA - Progres proyek kereta cepat Jakarta-Bandung semakin terlihat setelah selesainya proses perakitan mesin Tunnel Boring Machine (TBM) yaitu alat bor raksasa yang didatangkan khusus dari Zhanghuabang Wharf, Shanghai Tiongkok.

Ditargetkan, proyek kereta cepat Jakarta-Bandung bisa selesai pada 2021 dan menjadikan Indonesia negara pertama di ASEAN yang memiliki kereta cepat.

Berikut fakta-fakta pengeboran terowongan kereta cepat Jakarta-Bandung seperti dirangkum Okezone, Jakarta, Minggu (31/3/2019).

 

1. Pengeboran di Bawah Tol Cikampek

Sejak pertama kali dirakit pada pertengahan Februari 2019, alat bor raksasa ini kini segera dioperasikan menembus lapisan tanah di bawah tol Cikampek mulai KM 3+300, dari arah Jakarta.

Baca Juga: 2021, Indonesia Negara Pertama Miliki Kereta Cepat di Asia Tenggara

2. Pengeboran Terowongan seperti MRT Jakarta

 

Total bobot yang dimiliki TBM KCJB sebesar 3.649 ton dengan diameter 13,19 meter dan panjang yang mencapai 105 meter menjadikannya sebagai alat bor terbesar yang pernah ada di Indonesia. Sebelumnya, penggunaan TBM dengan diameter 6,64 meter dan panjang 90 meter telah berhasil menghubungkan jalur underground MRT Jakarta Fase I yang kini telah resmi beroperasi.

3. Wilayah Pengeboran

TBM KCJB akan beroperasi di daerah Halim dengan menggunakan Metode Shield Tunneling (MST) untuk pengerjaan konstruksi terowongan sepanjang 1.885 meter. Metode ini dimaksudkan untuk meningkatkan standar keamanan dalam pembuatan terowongan yang nantinya akan melintang di bawah jalan Tol Cikampek (KM 3+600 sampai dengan KM 5+800) melewati bagian tengah jalan dan overpass jalan arteri Jatiwaringin yang merupakan lokasi yang sangat padat dengan kegiatan mobilisasi warga Jakarta ke daerah Bekasi dan Bandung.

 Baca Juga: Bor Raksasa China Siap Ngebor Terowongan Kereta Cepat Jakarta-Bandung

4. Pengerjaan Tak Hambat Lalu Lintas

Direktur Utama PT Kereta Cepat Indonesia - China (KCIC) Chandra Dwiputra meyakini penggunaan TBM ini sama sekali tidak akan menghambat lalu lintas tol Jakarta – Cikampek karena tingkat keamanan metode pengerjaan Shield Tunneling jauh lebih tinggi dibandingkan dengan metode Drill, Blasting atau metode lainnya.

"Metode ini bekerja seperti cacing bawah tanah di mana selama proses pengeboran hampir tidak menimbulkan gangguan bagi aktivitas kendaraan atau masyarakat yang berlangsung d iatasnya. Penggunaan metode ini juga telah sesuai dengan aturan Kawasan Keselamatan Operasional Penerbangan (KKOP) Bandara Halim Perdanakusuma tentang ketinggian bangunan dan kemungkinan mengganggu operasional penerbangan,” ujarnya.

5. Cara Kerja Alat Bor

 

TBM KCJB akan bekerja secara intensif dengan standar pengoperasian selama 24 jam tanpa henti. Pada kecepatan tertinggi mesin bor yang memiliki mata bor (cutting knives) yang dirancang khusus dari logam keras dapat melubangi lapisan tanah sepanjang delapan meter per harinya.

Untuk memudahkan dan mempercepat proses pengeboran, TBM KCJB juga dilengkapi dengan Slurry Treatment Machine yang akan berfungsi untuk mengolah material tanah hasil bor menjadi kompartemen yang mudah diangkut.

“Dengan teknologi TBM ini, maka proses pengeboran akan berlangsung dengan aman dan cepat, kami sangat peduli dengan pengguna jalan ini adalah titik kritis karena jalan tolnya sangat padat. Kereta cepat akan menjadikan mimpi Indonesia memiliki moda transportasi terintegrasi makin terwujud dan KCJB akan menjadi kereta cepat pertama di Asia tenggara,” ungkap Direktur Utama PT Kereta Cepat Indonesia - China (KCIC) Chandra Dwiputra.

6. 2021 Ditargetkan Beroperasi

 

PT Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC) menargetkan pengerjaan proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung sepanjang 142,3 kilometer selesai dan beroperasi pada tahun 2021.

"Pengerjaan pengeboran segera dikebut. Dengan selesainya KCJB, nantinya Indonesia akan yang pertama memiliki kereta cepat di Asia Tenggara," kata Direktur Utama KCIC Chandra Dwiputra.

(Dani Jumadil Akhir)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya