JAKARTA – Kereta Rel Listrik (KRL) atau Commuter Line Jabodetabek banyak mengalami gangguan di akibatkan peralatan yang sudah mulai menua. Akibatnya diperlukan evaluasi dan penanganan serius agar tidak terulang di kemudian hari.
Kementerian Perhubungan (kemenhub) menilai permasalahan yang menimbulkan gangguan KRL disebabkan banyak peralatan yang sudah berusia tua dan adanya kejadian ekstrem baik cuaca, hujan, maupun petir sebagai indikasi, yang biasanya 200 kiloamper.
“Ini terjadi dalam kisaran dua kali lipat sehingga terjadilah gangguan-gangguan,” ungkap Menhub Budi Karya.
PT KAI diminta segera membentuk Task Force dalam menyelesaikan pekerjaan - pekerjaan ini. Yang secara khusus berkaitan dengan petir, lalu ada tim yang menganalisisnya dan cepat menyelesaikan dengan cara-cara teknis yang baik
Baca selengkapnya: Banyak Masalah, KRL Commuter Line Sudah Uzur
(Kurniasih Miftakhul Jannah)