Sementara itu, Unit Manager Communication & CSR PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region IV Jateng-DIY, Andar Titi Lestari, mengatakan bahwa skenario one way arus balik Lebaran yang diprogramkan Polri dan Jasa Marga diharapkan dapat memecah konsentrasi pengisian BBM di Tol Trans Jawa.
“Dengan skenario one way tersebut, diharapkan tidak akan terjadi antrean panjang pengisian BBM di tol Trans Jawa terutama di ruas balik atau ruas B. Selain itu, dengan skenario tersebut rest area juga tidak menjadi padat dan mengurangi kemacetan yang dapat mengakibatkan pemudik sulit untuk mendapatkan BBM," ujar Andar.
Baca Juga: Arus Mudik, BUJT Diminta Menambah Gardu Tol hingga Menyiagakan Petugas Transaksi
Dalam periode Satgas RAFI 2019, Pertamina MOR IV menyiagakan lebih dari 700 SPBU di Jawa Tengah dan 109 SPBU di DI Yogyakarta. Khusus untuk di tol Trans Jawa wilayah Jawa Tengah, Pertamina menyiagakan 6 SPBU regular dan 15 Kios Pertamina Siaga, 5 mobile dispenser, 60 motoris BBM kemasan, 45 kantong SPBU, dan 6 rumah Pertamina Siaga yang tersebar di sepanjang jalur tol Trans Jawa.
“Dengan beroperasinya SPBU regular dan kios Pertamina tersebut, kami tetap menghimbau kepada para pemudik untuk mengutamakan pengisian di SPBU regular Pertamina yang terdapat di 6 titik yaitu KM 260B, 360B, 379A, 389B, 429A, 519A dan 519B. Hal ini dimaksudkan agar tidak terjadi antrian panjang di kios Pertamina Siaga yang berimbas pada kemacetan dan sesaknya rest area. Kami pun mengucapkan terima kasih atas kesetiaan para pemudik menggunakan produk BBM Pertamina dan selalu berhati-hati di jalan," tutup Andar.
(Feby Novalius)