Ada Bandara Baru di Kulon Progo, Beban Lalu Lintas Udara di Adi Soetjipto Berkurang

Giri Hartomo, Jurnalis
Jum'at 05 Juli 2019 20:39 WIB
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Share :

YOGYAKARTA - Airnav Indonesia memastikan lalu lintas udara di Yogyakarta tidak akan terhambat meskipun nantinya akan dua bandara yang ada di kota Gudeg itu. Adapun nantinya akan dua bandara di Yogyakarta yang letaknya berdekatan, yakni Bandara Adi Soetjipto dan Bandara Internasional Yogyakarta (Yogyakarta Indonesia Airport/YIA).

Direktur Utama Airnav Indonesia Novie Rianto menilai, kehadiran dua bandara itu sama sekali tidak akan menganggu lalu lintas udara di Yogyakarta. Justru menurutnya, adanya dua bandara ini bisa mengurangi beban di Bandara Adi Soetjipto.

Selama ini di Bandara Adi Soetjipto, jika ada satu pesawat ingin terbang harus menuggu beberapa menit. Sebab untuk menerbangkan harus menunggu gilirang dengan maskapai lainnya.

Baca Juga: Batik Air-Citilink Sudah Mendarat di Bandara Kulonprogo meski Konstruksi Baru 65%

Sebagai gambaran, di Bandara Adi Soetjipto ini jumlah movement mencapai 188 kali pergerakan. Belum lagi ditambah pergerakan dari pesawat TNI Angkata Udara (AU) yang mencapai 120 hingga 130-an movement per harinya.

“Untuk (Bandara) Adi Soetjipto ada 188 mobement per hari untuk sipil. Sedangkan militer 120-130-an movement per hari,” ujarnya di Yogyakarta, Jumat (5/7/2019).

Sementara itu, lanjut Novie, pergerakan pesawat di Bandara Internasional Yogyakarta alias Yogyakarta International Airport(YIA) baru sekitar 10 movement per hari. Artinya dalam sehari hanya lima penerbangan pulang pergi yang dilakukan oleh dua maskapai yakni Batik Air dan Citilink.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya