JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengakui ketika diputuskan untuk menurunkan suku bunga sebesar 25 basis poit, ada ruang terbuka untuk melakukan kebijakan moneter tersebut. Dengan penurunan suku bunga tersebut diharapkan jadi momentum meningkatkan pertumbuhan ekonomi.
Penurunan suku bunga menjadi 5,75% tersebut pun disampaikan ke Wakil Presiden Jusuf Kalla. Dia mengatakan, penurunan ini sangat penting untuk nilai tukar Rupiah.
"Dapat kami laporkan Bapak Wakil Presiden kami juga sudah mulai menurunkan suku bunga BI untuk mendukung momentum pertumbuhan ekonomi," ujarnya.
Perry mengatakan, guna menjaga laju ekonomi, pihaknya menurunkan angka inflasi. Di mana, ketika inflasi di level rendah akan semakin mengokohkan pertumbuhan ekonomi Indonesia.
"Dengan inflasi rendah dan nilai tukar yang stabil maka terbuka ruang kebijakan moneter yang mendukung pertumbuhan ekonomi," tuturnya.
Baca Selengkapnya: Di Depan Wapres JK, Gubernur BI Pamer Turunkan Suku Bunga Acuan
(Feby Novalius)