"Itu tidak harus selesai di depan karena terdiri fasilitas sosial dan fasilitas umum dari area yang kena lintasan yang harus dipindahkan. Sehingga track utamanya semua sudah bebas, di lapangan semua sudah bergerak dari mulai km 0 sampai km 142," jelasnya.
Pihaknya menargetkan kereta cepat beroperasi di pertengahan 2021. Adapun hingga akhir 2019 nanti, Kereta Cepat Jakarta-Bandung pembangunannya sudah mencapai 51%.
"Sehingga kuartal II-2021 sudah mulai trial operasi selama 3 sampai dengan 4 bulan, setelah itu akan di-operate secara penuh sampai dengan di 2021. Dan target sampai akhir tahun 2019 itu antara 49 sampai dengan 51%," jelasnya.
(Feby Novalius)