Wakil Ketua Partai Gerindra itu juga mengkritisi sikap Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang tidak mengambil tindakan tegas terhadap jajaran PLN saat bertemu.
"Rakyat kecewa terhadap pemerintah terhadap PLN , terhadap BUMN kok bisa terjadi ini, presiden itu mengeksekusi, melihat itu misalnya apa diberhentikan atau siapa, jadi bukan sebagai seperti pengamat gitu loh," ungkapnya.
Sebelumnya Direktur Pengadaan Strategis 2 PT PLN, Djoko Raharjo Abumanan mengatakan, pemberian kompensasi ini secara automatis akan diberikan kepada pelanggan dari tagihan listriknya. PLN sudah memiliki data rinci mengenai berapa pelanggan yang terkena dampak dari padamnya listrik ini.
“Kompensasi PLN langsung otomatis. Pelanggan yang terdampak sudah tahu ya jumlahnya,” ujarnya.
Berdasarkan data PLN, pemberian kompensasi ini ditunjukkan kepada 21,9 juta pelanggan yang berada di wilayah Banten, DKI Jakarta dan Jawa Barat. Adapun nilai kompensasinya hampir menyentuh angka Rp840 miliar.
(Dani Jumadil Akhir)