Pola tersebut diharapkan dapat berkembang menjadi suatu badan usaha berskala ekonomi yang mandiri. Selain itu, juga berdaya saing dan memiliki kemudahan akses.
"Yuk PetaniMilenial, sudah saatnya Indonesia membangun pertanian berskala ekonomi dari hulu sampai hilir," tulis Kementan dalam akun Instagram-nya, Jakarta, Selasa (24/9/2019).
Sebagai informasi, Kabupaten lombok Barat memiliki potensi lebih dari 200 hektare. Potensi ini tersebar mulai dari Batulayar, Gunungsari, Lingsar, Labuhapi sampai Narmada. varietas yang dimiliki pun terdiri dari monthong, si payuk, si gundul, dan tongmedaye.
(Dani Jumadil Akhir)