JAKARTA - CEO Microsoft Satya Nadella mendapatkan kenaikan total kompensasi sekira 66% pada tahun fiskal terbaru perusahaan. Nadella menerima total kompensasi sebesar USD42,9 juta atau setara Rp604,8 miliar. Itu menunjukkan peningkatan dari USD25,8 juta pada tahun sebelumnya.
Baca Juga: 3 Tips Menjadi Pemimpin yang Baik dari CEO Microsoft Satya Nadella
Dilansir dari CNN Business, Kamis (17/10/2019), dengan gaji pokok lebih dari USD2,3 juta, sebagian besar gaji Nadella berasal dari bonus saham. Peningkatan yang dirinci dalam pernyataan proksi tahunan Microsoft adalah untuk tahun fiskal 2019, yang berakhir pada 30 Juni.
Nadella mengambil alih posisi sebagai CEO (Chief Executive Officer) pada tahun 2014. Di bawah kepemimpinannya, Microsoft (MSFT) telah menjadi kekuatan utama dalam komputasi awan.
Baca Juga: Sekolah Ini Pencetak CEO Sukses di Dunia, Salah Satunya Bos Microsoft
Bahkan, di tahun yang sama, Nadella menerima paket kompensasi senilai USD84 juta. Hal tersebut menjadikan dirinya masuk ke kolom headline berbagai surat kabar.
Berita kenaikan muncul karena harga saham Microsoft telah naik. Pada bulan September, itu mencapai rekor tertinggi sepanjang masa setelah perusahaan menaikkan dividen dan mengesahkan rencana untuk membeli kembali sebanyak USD40 miliar dari sahamnya sendiri.
Sebagai perbandingan, CEO Apple (AAPL) Tim Cook menerima USD15,7 juta pada tahun 2018 dengan gaji USD3 juta. CEO Google (GOOG) Sundar Pichai menerima USD1,9 juta sebagai kompensasi keseluruhan.
Bloomberg sebelumnya melaporkan bahwa Pichai menolak penghargaan saham. CEO Amazon (AMZN) Jeff Bezos, orang terkaya di dunia, telah menerima gaji USD81.840 selama dua dekade. Dia juga menerima USD1,6 juta dalam layanan terkait keamanan dan perjalanan bisnis setiap tahun.
(Dani Jumadil Akhir)