NEW YORK - Dolar Amerika Serikat (AS) melemah pada perdagangan Jumat (18/10/2019). Hal ini dikarenakan optimisme Brexit setelah Inggris dan Uni Eropa mengumumkan mereka telah mencapai kesepakatan baru.
Melansir Reuters, New York, Sabtu (19/10/2019), drama 'perceraian Inggris-Uni Eropa membawa peluang bagi Perdana Menteri Inggris Boris Johnson untuk membawa negaranya meninggalkan blok ekonomi tersebut dengan kesepakatan pada 31 Oktober. Meskipun begitu, dirinya masih harus mendapat persetujuan dari Parlemen Inggris.
Baca juga: Dolar Ditutup Melemah saat Euro Melonjak
Euro dan pound Inggris didorong naik terhadap dolar AS karena kesepakatan baru membawa harapan bahwa ekonomi Eropa dapat menghindari pukulan besar dari Brexit tanpa kesepakatan.
Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, turun 0,32 persen menjadi 97,2941 pada akhir perdagangan.