Untuk bea keluar, terhitung per September 2019, penerimaan dari sektor pertambangan terkoreksi 48,18%. Kemudian pada bea masuk, tercatat dari sektor perdagagan terkoreksi 8,4%, industri pengolahan 7,3% dan konstruksi 3,2%.
Dana Moneter Internasional (International Monetary Fund/IMF) bahkan memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi menjadi 3% di tahun ini, terendah sejak krisis yang terjadi di tahun 2008-2009. Volume perdagangan dunia pun hingga akhir tahun diperkirakan hanya akan tumbuh 1,1%.
"Sehingga kondisi ini mempengaruhi kinerja cukai, banyak lapangan usaha yang mengalami kontraksi, industri pengolahan pun tumbuh negatif," ujar Sri Mulyani.
(Feby Novalius)