'Cerai' dengan Garuda, Sriwijaya Air Bisa Beroperasi Sendiri?

Giri Hartomo, Jurnalis
Minggu 10 November 2019 20:31 WIB
Garuda dan Sriwijaya Air (Foto: Shutterstock)
Share :

Menurutnya, kerjasama itu merupakan langkah yang bagus untuk memastikan Sriwijaya tidak tutup. Karena jika sampai tutup, ada banyak sekali orang yang menggantungkan hidupnya dari sana dan terancam PHK.

"Ini menjadi nilai utama menurut saya karena ini masalah kemanusiaan. Selain itu pada saat tersebut menjelang pemilu dan tentunya ini akan menjadi issue besar," kata Alvin Lie.

Dirinya juga mendengar jika Garuda Indonesia mempertimbangkan kelancaran pembayaran utang oleh Sriwijaya bila mereka berhenti beroperasi, selain juga sebagai penugasan oleh KBUMN untuk mengamankan aset negara berupa piutang kebeberapa BUMN. Serta pertimbangan keseimbangan industri penerbangan akan terganggu bila Sriwijaya berhenti.

"Saya melihat Garuda Indonesia telah memperbaiki sistem dan standar layanan, maintenance, safety dan pengelolaan SDM di Sriwijaya sehingga mereka mengalami perubahan yang progressive," ucapnya.

Menurutnya, pertimbangan menjaga reputasi dan safety penumpang di industri penerbangan Indonesia menjadi sangat penting. Apalagi, setelah beberapa penutupan maskapai penerbangan dan kecelakaan pesawat di Indonesia, resiko industri dan keselamatan penerbangan di dalam negeri menjadi perhatian banyak pihak khususnya investor global.

"Dengan putusan Sriwijaya untuk kembali mandiri, itu membuktikan bahwa Garuda Indonesia telah cukup baik mengelola Sriwijaya," katanya.

 

(Dani Jumadil Akhir)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya