JAKARTA - Bangkok Bank Public Company Limited (Bangkok Bank) resmi mencaplok 89,12% saham PT Bank Permata Tbk (BNLI). Bangkok Bank membeli saham yang dimiliki oleh Standard Chartered Bank dan PT Astra Internasional Tbk (ASII).
Penyelesaian kesepakatan ini disesuaikan dengan peraturan yang berlaku di Indonesia dan Thailand dan diharapkan selesai sebelum akhir 2020.
Baca Juga: OJK Diminta Investigasi Penjualan Bank Permata
Sementara itu, nilai akuisisi adalah 1,77 kali dari nilai buku per laporan keuangan terakhir Bank Permata sebelum penyelesaian terakhir. Mengacu nilai buku Bank Permata per 30 September 2019, Penjual akan menerima dana sekitar USD2,6 miliar (Rp37 triliun) atau setara dengan harga Rp1.498 per saham Permata Bank.
“Pelepasan saham di Permata Bank memungkinkan kami untuk fokus pada bisnis yang kami miliki sepenuhnya di pasar Indonesia yang besar dan strategis ini dan selanjutnya kami akan menggunakan modal yang ada untuk diinvestasikan kembali atau dikembalikan kepada pemegang saham. Transaksi ini juga menunjukkan fokus kami dalam mengeksekusi dengan cepat prioritasprioritas strategi baru yang kami umumkan pada awal tahun ini.” tutur Pemimpin Eksekutif Grup Standard Chartered Bill Winters dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Kamis (12/12/2019).