Share

Bank Permata Lunasi Obligasi Subordinasi Rp1,8 Triliun

Irene, Jurnalis · Jum'at 20 Desember 2019 13:55 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 20 278 2144207 bank-permata-lunasi-obligasi-subordinasi-rp1-8-triliun-ePRe9H3yFA.jpg Ilustrasi Pergerakan Saham. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - PT Bank Permata Tbk (BNLI) melunasi obligasi subordinasi yang tercatat jatuh tempo pada 19 Desember 2019 sebesar Rp1,8 triliun. Menurut laporan, Bank Permata menggunakan cash-flow untuk membayar pelunasan pokok dan bunga ke-28 obiligasi subordinasi berkelanjutan I.

Melansir keterbukaan informasi, obligasi subordinasi ini meliputi Rp1,8 triliun pokok sub-debt dan bunga ke-28 sebesar Rp42,3 miliar.

Baca Juga: Bangkok Bank Akuisisi 89,1% Saham Bank Permata Rp37 Triliun

Pelunasan utang ini dibayarkan PT Bank Permata Tbk menggunakan cash-flow perseroan, di mana dianggap perseroan memiliki likuiditas yang cukup untuk pelunasan pokok dan bunga ke-28 tersebut.

Saham

Pembayaran sub-debt ini kemudian diterima oleh pemegang Obligasi Subordinasi pada tanggal 19 Desember 2019 oleh PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) yang telah ditunjuk sebagai Agen Pembayaran.

Baca Juga: OJK Diminta Investigasi Penjualan Bank Permata

"Dengan dilunasinya pokok serta dibayarkannya bunga terakhir Obligasi Subordinasi, maka segala kewajiban Perseroan yang terkait dengan Obligasi Subordinasi telah berakhir," dikutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, Jumat (20/12/2019).

Selanjutnya terhitung tanggal 19 Desember 2019, Obligasi Subordinasi tidak lagi tercatat dan diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI).

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini