Ekspor Perdana Isuzu Traga ke Filipina dengan Fasilitas KITE

Wilda Fajriah, Jurnalis
Jum'at 13 Desember 2019 18:27 WIB
Foto: Dirjen Bea Cukai
Share :

Pada tahun 2015, PT Isuzu Astra Motor Indonesia memindahkan pabrik yang sebelumnya berada di Pondok Ungu, Bekasi ke pabrik baru di Kawasan Suryacipta City of Industry di Karawang. Pabrik Isuzu Karawang Plant memiliki luas lahan 30 hektar dengan kapasitas regular 52.000 unit per tahun dan dapat dioptimalkan hingga menjadi 80.000 unit per tahun. Pendirian perusahaan ini memberikan dampak yang sangat besar bagi perekonomian Indonesia, khususnya di Kabupaten Karawang. Dengan penanaman investasi senilai Rp2 triliun, perusahaan berhasil menyerap hampir 1000 tenaga kerja terampil dari daerah Kwarawang dan sekitarnya. Selain itu, perusahaan memberikan penambahan devisa yang tidak kalah besar senilai Rp400 miliar per tahunnya kepada negara, dengan perkiraan akan memberikan sumbangan kepada negara senilai Rp5 miliar per tahun dari segi PPh 22.

Filipina adalah negara tujuan pertama dari ekspor Isuzu Traga dengan rencana total 6.000 unit hingga akhir tahun 2020 dan akan memberikan kontribusi pada devisa Negara diestimasikan mencapai USD 66.000.000 per tahun. Pada tiga tahun ke depan, Isuzu Indonesia berencana untuk memperluas negara tujuan ekspor Isuzu Traga hingga lebih dari 20 negara, tidak hanya di Asia Tenggara, namun juga Timur Tengah, Amerika Latin, serta beberapa negara di Afrika.

Syarif menambahkan bahwa “ekspor dari Isuzu Traga ini tidak hanya berdampak pada lingkaran internal dari Isuzu Indonesia sendiri, melainkan juga pada lingkaran eksternal bisnis Isuzu. Kegiatan ekspor membutuhkan penambahan supplier hingga total supplier yang terlibat mencapai 119 perusahaan. Secara keseluruhan, ekspor akan memberikan tambahan penghasilan bagi para supplier hingga USD 9.000.000 per tahun, serta penambahan omset untuk perusahaan logistik dapat mencapai USD 300.000 per tahun,” tambah Syarif.

Selanjutnya, pada saat ini Bea Cukai terus berfokus untuk melaksanakan fungsi trade facilitator dan industrial assistance nya secara lebih masif lagi, guna mendukung dan meningkatkan investasi dan ekspor serta mendukung neraca perdagangan nasional agar terus meningkat. Dengan gebrakan dari Isuzu Tagra ini, diharapkan akan bisa lebih memacu industry manufaktur Indonesia, baik juga dari bidang otomotif maupun non-otomotif untuk berlomba-lomba memanfaatkan fasilitas KITE dan fasilitas-fasilitas lainnya yang diberikan Bea Cukai untuk bersama-sama meningkatkan ekspor Indonesia dan bersaing dalam pasar dunia. (adv)

(Risna Nur Rahayu)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya