BEI juga menyarankan kepada para investor untuk memperhatikan jawaban perusahaan tercatat atas permintaan konfirmasi bursa serta mencermati kinerja perusahaan tercatat dan keterbukaan informasinya.
“Mengkaji kembali rencana corporate action Perusahaan Tercatat apabila rencana tersebut belum mendapatkan persetujuan RUPS dan mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan pengambilan keputusan investasi,” sambung BEI.
Pada perdagangan 20 Desember 2019, saham MINA menyentuh Rp815 per lembar saham. Kini saham PT Sanurhasta Mitra bergerak di level Rp500 per lembar atau turun 63%.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)