JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memastikan telah melakukan antisipasi untuk membuat ibu kota negara baru bebas dari banjir. Lantaran dalam desain pembangunannya telah memitigasi persoalan banjir.
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menyatakan, dalam desain ibu kota baru telah memperhitungkan kapasitas jumlah penduduk mencapai 2,75 juta jiwa. Hal itu berdasarkan kondisi lokasi dari pembangunan di di Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.
Baca Juga: Viral Dirut KAI Naik Getek Berkursi Cek Banjir, Ternyata Ini Alasannya
Menurutnya, sudah terdapat desain terkait Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), kawasan ibu kota, juga kawasan perluasan.
"Kan sudah dihitung berapa jumlah penduduknya yang akan ada di situ, sebanyak 2,75 juta jiwa. Serta ada perhitungan dari 2035-2045 berapa jumlah penduduknya, klaster-klaster mana saja yang akan berkembang," ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Maritim, Jakarta, Jumat (3/1/2020).