JAKARTA - Presiden Joko Widodo menyoroti kondisi ekonomi yang sedang melambat. Dana Moneter Internasional atau IMF memotong prediksi untuk pertumbuhan ekonomi global.
IMF yang memotong prediksi pertumbuhan ekonomi global karena berbagai risiko mulai dari ketegangan perdagangan sampai perubahan iklim membuat ketidakpastian.
IMF menyatakan pertumbuhan ekonomi global tidak akan pulih di tahun ini karena terjadi perlambatan pada pasar negara berkembang. Ekonomi global hanya akan tumbuh 3,3% yang lebih rendah daripada proyeksi Oktober 2019 sebesar 3,4%.
“Jadi kalau kita kerja biasa-biasa akan sangat berbahaya bagi ekonomi negara kita karena ekonomi dunia sekarang pada posisi yang memang menurun dan pada posisi yang tidak pasti,” ujar Presiden Jokowi, dilansir dari Setkab, Kamis (30/1/2020).
Baca Selengkapnya: Ekonomi Dunia Melambat, Jokowi: Kerja Biasa-Biasa akan Sangat Berbahaya
(Dani Jumadil Akhir)