JAKARTA – Banyak orang yang menyukai tanaman hias, terutama wanita. Walaupun trennya saat ini tengah memudar, tetapi tetap memiliki penggemar setianya yang jumlahnya tak sedikit. Tak heran, tanaman hias dapat menjadi peluang bisnis yang menjanjikan.
Tanaman hias tak hanya menjadi penyaluran hobi saja, namun menjadi komoditas dengan nilai ekonomi yang cukup tinggi. Oleh karena itu, membuka usaha tanaman hias harus dijalankan dengan benar dan melalui perhitungan yang tepat agar mendapatkan keuntungan.
Jika ada yang berminat berbisnis tanaman hias, maka harus belajar strategi bisnis dan manajemen usaha ini. Dalam menjalankan bisnis harus memperhitungkan modal, faktor risiko, lokasi, pemilihan jenis tanaman yang akan diperdagangkan, dan strategi pemasaran dan promosinya.
Baca Juga: Beda Bisnis Kos-kosan dan Kontrakan, dari Dapur hingga Uang Sewa
Seperti dikutip dari buku ‘101++ Ide Jitu Peluang Usaha’ karya Tim Gemini Writer yang terbit pada 2008, Jakarta, Sabtu (15/2/2020), lingkup bisnis tanaman hias adalah penjualan bibit tanaman, tanaman hias, dan sarana produksi pertanian (saprotan).
Adapun 4 kategori tanaman hias berdasarkan lingkup bisnisnya. Pertama, tanaman hias untuk kebutuhan lanskap taman, seperti aneka jenis rumput, semak, cemara, dan tanaman air. Kedua, tanaman hias dalam ruangan (indoor), seperti aglaonema, kuping gajah, dan palem hias. Ketiga, tanaman hias luar ruangan (outdoor), seperti krisan, aster, dan anggrek. Keempat, tanaman hias yang tidak termasuk 3 kategori di atas, seperti kaktus, paku-pakuan, dan aneka bonsai.
Biasanya dalam berbisnis tanaman hias berarti menjual bibit hingga tanaman hias kelompok tertentu atau lebih. Bahkan ada juga yang menjual sekaligus dengan saprotannya.
Baca Juga: Mau Bisnis Jus? Pemilihan Buah yang Paling Penting!
1. Usaha Bibit Tanaman
Dalam penjualan bibit, bibit yang biasa ditawarkan adalah bibit tanaman berbunga seperti anggrek, bibit tanaman berdaun indah seperti aglaonema, serta beberapa bibit sayur-sayuran dan buah-buahan. Para pelaku pembibitan disebut dengan breeder.
Sebelum memulai bisnis bibit tanaman, dipastikan harus mempunyai pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan seputar tanaman hias. Pebisnis harus memiliki keahlian dan pengetahuan mengenai cara memperbanyak tanaman, tren tentang tanaman, dan jenis-jenis media tanam yang sesuai dengan bibit. Pebisnis juga harus tekun dan sabar.
Tak perlu banyak pengeluaran untuk memulai usaha ini. Modal yang diperlukan yaitu sebidang tanah (di halaman rumah bisa), aneka bibit tanaman, rak atau lemari kaca, katalog mengenai bibit tanaman yang akan dijual, dan kartu nama.