JAKARTA - Departemen Pariwisata Vietnam memperkirakan kerusakan besar akan terjadi pada sektor pariwisata negara dengan julukan Vietnam rose itu. Hal ini dikarenakan kebijakan larangan masuknya pelancong dari daerah penyebaran virus korona atau Covid-19 yang ditetapkan oleh Pemerintah Vietnam.
"Dalam tiga bulan, perkiraan kerusakan langsung pada industri pariwisata Vietnam dapat mencapai antara USD3 dan USD4 miliar," seorang perwakilan untuk departemen pariwisata negara itu mengatakan dalam email mengutip business Insider, Jakarta, Senin (24/2/2020).
Baca juga:Vingroup Mulai Melebarkan Sayapnya ke Bisnis Keamanan Siber
Industri pariwisata Vietnam telah mengalami pertumbuhan luar biasa dalam beberapa tahun terakhir. Menurut Departemen Pariwisata, lebih dari 18 juta pelancong internasional berkunjung ke Vietnam di tahun 2019, dimana naik sebesar 16,2% bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya.