JAKARTA - Nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS terus mengalami pelemahan. Pergerakannya pun mulai mendekati Rp17.000 per USD.
Menanggapi hal tersebut, Ekonom sekaligus Direktur Riset Core Indonesia Piter Abdullah mengatakan kondisi saat ini tidak sama dengan krisis moneter 1997-1998 bila Rupiah sampai dengan Rp17.000 per USD. Pelemahan Rupiah sekarang ini masih sangat kecil dibandingkan dahulu.
"Jadi, jangan lihat levelnya. Tapi lihat besar pelemahannya," ujarnya kepada Okezone.
Menurutnya, kepanikan investor global yang kemudian menarik investasi mereka dari negara berkembang termasuk Indonesia. Itu yg menyebabkan rupiah melemah saat ini.
Baca selengkapnya: Jika Rupiah Sentuh Rp17.000/USD, Apakah Krisis Ekonomi 1998 Bakal Terulang?
(Fakhri Rezy)