Kondisi ekonomi yang serba tidak pasti ini yang menurut Koh Afung berdampak khususnya kepada para pengusaha. Ia berharap situasinya akan segera pulih.
"Waduh! Saya rasa kalau ini waktunya panjang yang susah sih pengusaha ya kayaknya. Soalnya kan ada landlord yang ngerti, ada landlord yang enggak mau ngerti, dia tetap minta kan. Apalagi kalau sewanya mahal," jelasnya.
Selain empat restoran miliknya, Koh Afung baru saja mengambil alih restoran Indonesia, Kasih, yang berlokasi di pusat kota Los Angeles sebagai CEO. Restoran Kasih saat ini tengah tutup, namun di bawah Koh Afung, rencananya akan dibuka kembali tanggal 5 April.
"Sewanya, waduh! Itu berat banget. Kalau enggak sampai pulih, waduh, saya enggak bisa ngomong apa-apa deh."
(Fakhri Rezy)