JAKARTA - Pemerintah kembali memberikan Bantuan Sosial (Bansos) dalam bentuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) maupun dalam bentuk sembako untuk masyarakat hingga pekerja informal di Jabodetabek yang terdampak virus corona atau coronavirus (Covid-19).
Kali ini bantuan khusus ini dari Presiden Jokowi. Bantuan ini berbeda dengan program jaring pengaman sosial yang sudah diluncurkan pemerintah.
Nantinya bantuan khusus dari Presiden Jokowi berbentuk BLT sebesar Rp600.000 dan paket sembako senilai Rp600.000 selama tiga bulan.
Berikut fakta-fakta soal BLT dan Bansos Sembako khusus dari Presiden seperti dirangkum Okezone, Jakarta, Minggu (12/4/2020).
1. Bansos Khusus Sembako di Jakarta
Pemerintah pusat telah memutuskan beberapa kebijakan bantuan sosial yang baru, yaitu bantuan khusus sembako dari pemerintah pusat untuk masyarakat di DKI Jakarta. Dialokasikan untuk 2,6 juta jiwa atau 1,2 juta kepala keluarga sebesar Rp 600.000 per bulan selama tiga bulan. Anggaran yang dialokasikan Rp2,2 triliun
2. Bansos di Bodetabek
Untuk wilayah Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi, pemerintah memberikan bansos khusus sembako kepada 1,6 juta jiwa atau 576.000 keluarga sebesar Rp600.000 per bulan selama tiga bulan. Anggaran untuk program ini Rp1 triliun.
3. Bansos di Luar Jabodetabek
Untuk masyarakat di luar Jabodetabek akan diberikan bansos tunai kepada 9 juta keluarga yang tidak menerima bansos PKH maupun bansos sembako sebesar Rp600.000 per bulan selama tiga bulan dan total anggaran yang disiapkan Rp16,2 triliun.