Rupiah Diramal Menguat, Ekonomi RI Diprediksi Hanya Tumbuh 1,8%

Taufik Fajar, Jurnalis
Minggu 19 April 2020 06:26 WIB
Rupiah. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)
Share :

JAKARTA - Lembaga pemeringkat Standard and Poor’s (S&P) memandang nilai tukar Rupiah yang sempat terdepresiasi cukup tajam berdampak negatif terhadap sektor eksternal dan meningkatkan biaya utang luar negeri sehingga dapat mempengaruhi kemampuan Pemerintah dalam membayar kewajibannya.

Meskipun demikian, S&P meyakini Indonesia dapat mengelola risiko tersebut mengingat dalam beberapa tahun terakhir Indonesia mempunyai akses yang besar dan berkelanjutan ke pasar keuangan dan penanaman modal asing, bahkan ketika situasi pasar keuangan sedang bergejolak.

Meksi demikian, S&P memperkirakan nilai tukar Rupiah akan secara bertahap menguat seiring dengan kondisi pasar keuangan global yang berlanjut stabil hingga akhir 2020.

Sementara itu, ;embaga pemeringkat ini memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia akan melambat menjadi 1,8% pada tahun ini karena terdampak pandemi Covid-19. Prediksi ini juga selaras asesmen Bank Indonesia terkait ekonomi Indonesia yang akan menurun.

Baca Selengkapnya: S&P Proyeksikan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Jadi 1,8% Tahun Ini

(Feby Novalius)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya