JAKARTA - Program kartu Pra-Kerja memberikan pelayanan pemberlajaran online di tengah wabah covid-19. Akan tetapi, hal ini dinilai menguntungkan para platform online bukan membantu para pendidik yang mengajar langsung.
Menanggapi hal tersebut, Menteri koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa Kartu Pra-Kerja sebenarnya melakukan dua skema, yaitu online dan offline. Jadi, 5,6 juta pesertanya itu tidak seluruhnya pelatihan online.
Baca juga: Masyarakat Butuh Bantuan Tunai daripada Kartu Pra-Kerja, Ini Kata Menko Airlangga
"(Offline) liat situasi PSBB akan berakhir, saat PSBB berakhir pelatihan akan dilakukan secara dua track online-offline," ujarnya dalam telekonferensi, Jakarta, Rabu (22/4/2020).
Sehingga, dirinya membantah bahwa seluruh anggaran Rp5,6 triliun kartu pra Kerja hanya untuk mereka yang bekerja atau belajar secara online.