Harga Minyak Sempat Anjlok, Timur Tengah dan Rusia Bakal Terguncang

, Jurnalis
Kamis 23 April 2020 11:05 WIB
Kilang Minyak (Reuters)
Share :

JAKARTA - Organisasi Negara-Negara Eksportir Minyak (OPEC) dan sekutunya telah sepakat pada pekan lalu untuk memangkas produksi hingga 9,7 juta barel. Kesepakatan tersebut mengakhiri perang harga antara dua eksportir terbesar di dunia –Rusia dan Arab Saudi.

Tetapi pandemi virus corona membuat kesepakatan itu tidak berarti.

 Baca juga: Harga Minyak Dunia Meroket 19%

“Semakin jelas bahwa permintaan minyak anjlok begitu cepat sehingga kesepakatan yang diambil itu tidak relevan lagi,” ujar Ben Cahil, analis di CSIS mengutip VoA Indonesia, Jakarta, Kamis (23/4/2020).

Kemacetan bisnis/perdagangan akibat virus itu telah menurunkan permintaan minyak, memicu kelebihan pasokan secara besar-besaran dan membuat harga minyak anjlok di bawah nol, yang pertama dalam sejarah.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya