Harga Minyak Sempat Anjlok, Timur Tengah dan Rusia Bakal Terguncang

, Jurnalis
Kamis 23 April 2020 11:05 WIB
Kilang Minyak (Reuters)
Share :

Minyak mentah jenis Brent tidak diperdagangkan di kisaran negatif –atau di bawah nol– tetapi kontrak minyak Brent pada perdagangan Juni, Selasa ini (21/4) diperkirakan akan anjlok lebih dari 20% menjadi di bawah USD20 per barel.

 Baca juga: Harga Minyak Dunia Minus Diprediksi Guncang Timur Tengah dan Rusia

Di berbagai belahan dunia pesawat-pesawat terbang tidak beroperasi, mobil-mobil di parkir di garasi dan pabrik-pabrik tutup akibat pandemi virus corona. Walhasil kebutuhan akan minyak anjook, membuat para produsen justru membayar para pembeli untuk mengambil minyak dari mereka.

Permintaan minyak anjlok hingga 30 juta barel per hari, dan hanya ada sedikit tangki-tangki yang tersisa untuk menyimpan kelebihan minyak.

The Economist Intelligence Unit (EIU) minggu ini melaporkan bahwa cadangan minyak mentah meningkat menjadi 504 juta barel. Angka tersebut merupakan angka tertinggi sejak tahun 2017, meskipun ada perlambatan produksi. Dan dengan terus berlanjutnya produksi karena sumur-sumur minyak yang tidak dapat ditutup, cadangan minyak tersebut terus melonjak naik.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya