JAKARTA - Pengemudi ojek online mulai mempersiapkan diri untuk bisa mengangkut penumpang dalam masa transisi PSBB DKI Jakarta. Dengan dibukanya layanan GoRide pada 8 Juni mendatang, para pengemudi ojek online menyatakan kesiapannya untuk mengantar kembali para penumpang.
Seperti yang akan dilakukan oleh salah satu pengemudi ojek online Muhammad Ranji. Dia akan mempersiapkan hand sanitiser selama melayani penumpang.
Baca Juga: Ojek Online Boleh Angkut Penumpang 8 Juni, Driver Masih Nikmati Pekerjaan Antar Makanan
"Saya selalu ngantongin hand sanitiser. Jadi enggak cuma buat saya tapi akan saya kasih ke penumpang yang akan naik motor saya," ujarnya saat dihubungi Okezone pada Jumat (5/6/2020).
Dia beralasan, karena sering berada di luar, tentu tak bisa sering-sering mencuci tangan. Dengan begitu, selalu mengantongi hand sanitiser.
"Karena kita seringnya di jalanan, otomatis engga bisa sering-sering cuci tangan. Makanya hand sanitiser ajalah pakai untuk bersihin tangan," sambung Ranji.
Selain itu, lanjut Ranji, hand sanitiser juga akan diberikan kepada penumpang yang hendak naik motor.
Baca Juga: Gojek Boleh Angkut Penumpang 8 Juni, Driver Sudah Tak Sabar
Para pengemudi ojek online (ojol) juga tak lagi membawa helm khusus untuk penumpang. Pasalnya, mereka akan membawa helm sendiri ketika akan naik ojol.
"Dari sisi driver lebih praktis karena enggak perlu lagi bawa helm. Penumpang akan bawa helmnya sendiri," tutur Ranji.
Di sisi lain, adanya sistem physical distancing guna mencegah penyebaran virus corona membuat jarak penumpang dan driver harus dibatasi. Pembatasan ini akan dilakukan dengan memberi sekat pelindung berbahan plastik.