MEDAN – Salah satu Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Medan, Sumatera Utara mampu menembus pasar ekspor Korea Selatan. Hanya dengan menggunakan teknologi sederhana di tengah pandemi covid-19, UMKM ini mampu memproduksi arang dari limbah kayu.
Hasilnya pun bukan main-main, arang ini mampu menembus pasar internasional yakni Korea Selatan dengan keuntungan ratusan juta Rupiah. UMKM ini mampu menjadi pemasok arang berkualitas ke pasar internasional.
Baca Juga: Unik, Tusuk Sate Disulap Jadi Celengan Berbentuk Rumah
Hanya memanfaatkan limbah kayu, UMKM pembuatan arang ini memproduksi 1,40 fit kontainer per bulan ke Korea Selatan. Dalam proses pembuatan arang dari limbah, potongan kayu berukuran 36-60 cm dibakar ke dalam tungku yang terbuat dari bata dan tanah liat selama 6 hingga 7 jam.