JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan kembali melemah hari ini. Adapun indeks akan bergerak di kisaran 4.975-5.172.
Analis Binaartha Sekuritas M Nafan Aji Gusta Utama mengatakan, berdasarkan indikator, MACD telah membentuk pola golden cross di area positif. Meskipun demikian, Stochastic dan RSI bergerak menurun di area netral.
"Di sisi lain, terlihat pola downward bar yang mengindikasikan adanya potensi koreksi wajar lanjutan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke support terdekat," ujar Nafan dalam risetnya, Senin (13/7/2020).
Baca Juga: Menguat Seharian, IHSG Makin Kokoh di Level 5.076
Berdasarkan rasio fibonacci, support pertama maupun kedua memiliki range pada level 4.975,54 hingga 4.865,27. Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki range pada 5.097,14 hingga 5.172,37.
IHSG sebelumnya ditutup melemah wajar 0,43 persen ke 5.031. Terdapat 142 saham menguat, 260 saham melemah dan 150 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp6,65 triliun dari 9,41 miliar lembar saham yang diperdagangkan.
Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut:
APLN
Daily (112) (RoE: -16.76%; PER: -1.42x; EPS: -79.04; PBV: 0.24x; Beta: 1.64): Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 109 – 112, dengan target harga secara bertahap di level 118, 125, 141 dan 156. Support: 109 & 105.
ASRI
Daily (130) (RoE: 9.58%; PER: 2.50x; EPS: 51.61; PBV: 0.24x; Beta: 2.08): Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 10 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada level 125 – 130, dengan target harga secara bertahap di level 136, 144, 164 dan 182. Support: 125 & 120.
BEST
Daily (117) (RoE: -22.23%; PER: -1.24x; EPS: -94.32; PBV: 0.28x; Beta: 2.33): Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 10 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 114 – 117, dengan target harga secara bertahap di level 120, 155, 190 dan 224. Support: 111 & 101.
LPCK
Daily (810) (RoE: 27.48%; PER: 0.69x; EPS: 1175.68; PBV: 0.19x; Beta: 2.28): Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 790 – 810, dengan target harga secara bertahap di level 865, 905 dan 1080. Support: 730.
LPKR
Daily (158) (RoE: -29.94%; PER: -1.34x; EPS: -119.36; PBV: 0.37x; Beta: 1.19): Terlihat pola spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada level 156 – 159, dengan target harga secara bertahap di 168, 190 dan 212. Support: 151.
WEGE
Daily (200) (RoE: 14.22%; PER: 5.88x; EPS: 34.00; PBV: 0.83x; Beta: N/A): Pergerakan harga saham telah menguji beberapa garis MA 10 maupun MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 196 – 200, dengan target harga secara bertahap di level 210, 240 dan 270. Support: 196 & 186.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)