Namun peningkatan pembeli bendera dan umbul-umbul serta atribut hari kemerdekaan tahun ini jauh berbeda di banding dengan tahun lalu. Dampak pandemi virus covid-19 ternyata berpengaruh juga pada penjualan bendera.
Menurut pedagang, menurunnya omzet dikarenakan hilangnya pelanggan yang biasa membeli. Mulai dari anak sekolah yang belajar di rumah, perkantoran yang bekerja di rumah hingga masyarakat yang ketakutan untuk keluar rumah atau membeli barang dari tangan ke tangan. Pedagang mengaku omzet pendapatan merosot antara 30% hingga 50% dari tahun lalu.
Harga yang dibanderol untuk satu bendera bervariatif tergantung ukuran. Untuk ukuran paling kecil di jual dengan harga Rp5 ribu, ukuran sedang Rp35 ribu dan ukuran yang paling besar Rp70 ribu. Sedangkan untuk umbul-umbul di banderol Rp75 ribu rupiah.
Para pedagang bendera dadakan ini berharap Pemkab Purwakarta memberikan kelonggaran kepada mereka untuk berjualan di tepi jalan setidaknya selama jelang momen hari kemerdekaan.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)