Ade menambahkan, Kami ingin mengedukasi potensi yang ada dalam masyarakat untuk mengejar passion mereka dan mengubah passion tersebut menjadi sebuah bisnis yang berkelanjutan sehingga dapat memberikan kontribusi positif terhadap perekonomian Indonesia khususnya para pelaku bisnis UMKM serta komunitas. Dalam keadaan serba tidak pasti ini, para pelaku bisnis juga harus menyadari pentingnya asuransi. Agar keberlangsungan bisnisnya dapat berjalan dengan lancar.
FWD Life menyediakan asuransi digital yang tidak rumit, simpel, dan serba digital. Sesuai dengan visinya merubah cara pandang masyarakat tentang asuransi.
“Seluruh agen asuransi kita saat ini juga sudah digital savvy, jadi tidak ada lagi proses yang lama dan harus bolak-balik isi form, semuanya sudah menggunakan aplikasi digital. FWD Life juga memiliki berbagai produk asuransi dengan premi yang terjangkau dan tentunya didukung oleh teknologi sehingga proses pembelian asuransi jiwa bisa semudah belanja online,” ungkapnya.
Tirta Prayudha, Co Founder Big Alpha Indonesia, mengatakan dalam situasi saat ini seorang pemilik bisnis yang melek finansial, lebih mungkin untuk sepenuhnya mengendalikan bisnis mereka. Hingga saat ini literasi keuangan di Indonesia hanya berada di kisaran 38% dan itu masih terbilang rendah.
“Karena itulah, para pelaku bisnis harus mendapatkan akses informasi dan layanan keuangan untuk mendukung kelancaran bisnis mereka. Dengan memahami manajemen finansial, para pelaku bisnis bisa mengambil keputusan yang tepat dalam mengelola keuangannya,” ujar Tirta.
Seringkali kita mendengar istilah literasi keuangan, tapi berapa banyak dari kita yang benar-benar memahami dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari?