Sebelumnya, pemerintah menegaskan bahwa penerbitan Rupiah khusus ini dalam rangka memperingati peristiwa Kemerdekaan ke-75 tahun. Jadi bukan sebagai tambahan likuiditas pelaksanaan penukaran kegiatan ekonomi.
Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, dalam perjalanan sebuah bangsa dan negara yang kuat tidak berarti mereka lepas dari berbagai cobaan namun yang paling penting bagaimana sikap sebuah bangsa dan negara dalam menghadapi dan mengatasi sebuah tantangan. Adapun, 75 tahun Kemerdekaan republik Indonesia banyak cobaan dihadapi.
"Peringatan kemerdekaan 75 tahun saat ini diharapkan merupakan simbol kebangkitan dan optimisme di dalam menghadapi tantangan yang luar biasa saat ini," katanya. (feb)
Baca Selengkapnya: Uang Baru Rp75.000 Hanya Dicetak 75 Juta Lembar, Bukan untuk Kegiatan Ekonomi
(Rani Hardjanti)