Pendapatan Tergerus 18%, PT Timah Rugi Rp390 Miliar

Aditya Pratama, Jurnalis
Jum'at 28 Agustus 2020 16:00 WIB
Timah Rugi (Foto: Shutterstock)
Share :

JAKARTA - PT Timah Tbk (TINS) mencatatkan penurunan pendapatan pada semester I-2020. Tercatat pendapatan PT Timah sebesar Rp7,98 triliun atau turun 18,5% dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar Rp9,79 triliun.

Direktur Keuangan Timah Wibisono mengatakan, harga pokok produksi juga mengalami penurunan sebesar 13,5% menjadi Rp7,73 triliun dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp8,93 triliun.

Dia menjelaskan, jika dilihat dari perspektif kuartal-2020 dengan kuartal I-2020, perbaikan terlihat pada Gross Profit Margin (GPM) yang naik menjadi 3,1% dari sebelumnya -4,0%.

"Pada kuartal II tercatat laba kotor sebesar Rp249,94 miliar atau naik signifikan dari kuartal I sebesar minus Rp173,6 miliar. Di samping itu, Net Profit Margin (NPM) naik menjadi -4,9% dari sebelumnya -9,4%. Pada kuartal II tercatat rugi bersih sebesar Rp390,07 miliar berhasil ditekan dari posisi kuartal I sebesar Rp412,86 miliar," ujar Wibisono dalam Public Expose Live 2020, Jumat (28/8/2020).

Baca Juga: Berencana Stock Split 1:2, SIDO Pecah Nilai Saham Jadi Rp50 

Wibisono menambahkan, pada semester I-2020 tercatat kenaikan signifikan pada cashflow operasi PT Timah menjadi Rp3,17 triliun dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar minus Rp3,33 triliun.

"Membaiknya cashflow operasi merupakan indikator sehatnya finansial emiten, sehingga TINS mampu membayar sebagian kewajiban jangka pendeknya. Posisi utang bank jangka pendek mampu turun 37% menjadi Rp5,56 triliun," kata dia.

Pada kinerja operasi semester I-2020, PT Timah mencatat produksi bijih timah sebesar 24.990 ton atau turun 47,3% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya 47.423 ton. Adapun produksi logam turun 26,2% menjadi 27.833 ton, serta penjualan logam turun 0,3% menjadi 31.508 ton.

Dalam kurun waktu tersebut perseroan mencatatkan ekspor timah sebesar 98,3% dengan lima negara tujuan ekspor terbesar di antaranya Singapura sebesar 17,9%; Korea 16,2%; China 14,8%; Amerika Serikat 11,2% dan India 11,2%. Total kontribusi ekspor timah ke lima negara tersebut mencapai 71,3%.

(Dani Jumadil Akhir)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya