JAKARTA - Pandemi virus corona atau Covid-19 membuat perusahaan energi harus jungkir balik untuk bisa kembali ke performa teratasnya. Perusahaan minyak seperti Saudi Aramco, kini tengah memikirkan perubahan besar pada kinerja perusahaannya.
Jauhnya harga yang sangat dalam pada tahun ini, cukup membebani raksasa minyak asal Arab Saudi tersebut. Apalagi, perusahaan hanya mengandalkan penjualan minyak mentah untuk menghasilkan uang untuk membayar dividen kepada investor dan pemerintah.
Baca juga: Saham Apple Mengungguli Saudi Aramco, Begini Pergerakannya
Saat ini, Saudi Aramco terpaksa harus melakukan sesuatu hal yang dahulu tidak terpikirkan. Seperti dengan menunda kerjasama dan juga menjual aset.