Saat ini, berbagai lembaga keuangan itu, mereka pun menilai bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun depan akan bisa kembali positif.
"Sehingga, tentunya kita pun harus melihat berapa dalam kontraksi ekonomi kita, dibandingkan dengan berbagai negara lain," ujarnya.
Baca Juga: Bos BI Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI 2021 Capai 5,8%
Airlangga mengklaim bahwa pertumbuhan ekonomi nasional saat ini, meskipun berada di posisi minus, tapi masih relatif lebih tinggi dari peer country seperti Thailand, Malaysia, Singapura, atau bahkan India.
"Seperti misalnya Thailand yang sudah dua kuartal mengalami minus, di mana saat ini kontraksinya semakin dalam yakni menuju minus 12%, atau bahkan Malaysia yang masuk ke minus 17%, kemudian negara lain seperti Singapura yang minus 12 %, Filipina minus 16%, dan yang terdalam adalah India dengan minus 23,90%," jelasnya.
(Feby Novalius)