Cerita Krismon 1998 dan 4 Naga Kecil Asia

Rani Hardjanti, Jurnalis
Minggu 27 September 2020 18:06 WIB
Cerita Krismon 1998. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)
Share :

Krisis Keuangan Asia

Pada tahun 1975, Presiden Soekarno melaksanakan kebijakan ekonomi bebas ala Barat dengan menjadi anggota Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) dan mulai menerima teknologi dan industri padat karya.

Namun, hal itu belum terlaksana dengan baik dan intensif. Lalu, datanglah serangan krisis keuangan Asia.

Ketika Asia dilanda krisis keuangan pada 1998, perekonomian negara Asia mengalami kelumpuhan, termasuk ekonomi Indonesia. Tapi, sebaliknya, fenomena ini sangat meguntungkan perkembangan ekonomi Tiongkok.

Para pelaku ekonomi Wall Street Amerika Serikat, sebagai penyebab krisis ekonomi Asia, menebarkan berita bohong, isu negatif tentang kondisi ekonomi negara Asia. Berita bohong atau gosip itu sengaja disebarkan untuk membuat orang menjadi galau dan kacau sehingga hilang kepercayaan terhadap bank dan pemerintah.

Padahal, kepercayaan adalah nyawa perbankan dan pemerintah. Para sekumpulan Wall Street bersekongkol dengan investmen bank, mengandalkan pengaruh kekuatan ekonominya dan menyebarkan berita bohong sehingga dengan gampang dapat memborong mata uang negara-negara Asia dengan harga rendah.

(Feby Novalius)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya