5 Fakta Janda Bolong, Tanaman Sultan yang Harganya Selangit tapi Tetap Dibeli

Taufik Fajar, Jurnalis
Selasa 29 September 2020 16:26 WIB
Janda Bolong Jadi Primadona Tanaman Hias. (Foto: Okezone.com)
Share :

JAKARTA - Janda bolong bikin heboh karena tanaman hias ini memiliki harga hingga ratusan juta Rupiah. Para pecinta tanaman pun berburu tanaman yang masih keluarga Monstera.

Tak tanggung-tanggung, ada yang jual harga janda bolong per daun hingga Rp30 juta. Melihat hal tersebut, bisnis tanaman pun menjanjikan untuk dimulai saat pandemi.

Okezone merangkum fakta-fakta soal janda bolong dengan harga selangit, Selasa (29/9/2020):

 1. Heboh Janda Bolong

Tanaman Janda Bolong atau Monstera Adansoni Variegata sedang digandrungi masyarakat. Ada saja masayrakat yang beli, salaupun harga janda bolong bisa mencapai ratusan juta rupiah.

 Harga janda bolong yang meroket membuat pedagang tanaman hias menjadi untung. Salah satunya pedagang tanaman hias bernama Surani.

Dia mengatakan dengan menjual tanaman janda bolong ini bisa meraup keuntungan sebesar puluhan juta. Hal ini dikarenakan tanaman ini satu helai daunnya saja dijual Rp10 juta.

"Jadi untung banget bisa puluhan juta karena satu helai daunnya saja tuh bisa Rp25 juta bahkan lebih kalau ada pembeli yang ingin banget enggak ditawar malah bikin kita untung," ujar Surani.

2. Fenomena Gelumbung Ekonomi

Tanaman hias janda bolong memiliki nilai yang sangat mahal saat ini. Pasalnya, para pecinta tanaman banyak mencari janda bolong selama pandemi.

Ekonom Indef Bhima Yudistira pun menilai janda bolong sebagai fenomena gelembung ekonomi. Hal ini dikarenakan tanaman yang termasuk keluarga monstera menjadi primadona dengan harga selangit.

 3. Per Daun Rp30 Juta

Bisnis yang menjanjikan membuat Seorang warga dari Desa Kenokorejo yakni Nano Priyanto, berhasil menyulap halaman rumahnya menjadi kebun tanaman hias. Beragam tanaman yang dia jual, salah satunya monstera obliqua atau janda bolong.

Nano mengatakan, untuk harga tanaman hias sendiri cukup bervariasi, untuk monstera obliqua bisa mencapai Rp30 juta per tangkai daun.

"Memaksimalkan halaman rumah untuk suplai oksigen karena saya hobi bercocok tanam. Saya kembangkan, ada teman yang tertarik bahkan rela merogoh kocek. Saya sebagai guru di masa pandemi ini bisa meluangkan waktu pagi, sore untuk mengembangkan dan melayani permintaan konsumen," ujarnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya