RI Peringkat 7 Penghasil Emas Terbesar Dunia, Berapa yang Tersisa?

, Jurnalis
Sabtu 03 Oktober 2020 13:54 WIB
Pertambangan (Foto: Shutterstock)
Share :

JAKARTA - Bulan lalu, harga emas terbang ke rekor tertinggi, mencapai hingga Rp30 juta (USD2.000) per ons (troy ounce, sama dengan 31 gram).

Kenaikan harga itu salah satu penyebab utamanya karena permainan para pedagang emas dan permintaan yang tinggi, tapi di balik itu, muncul pertanyaan tentang berapa sisa pasokan logam mulia itu di bumi dan kapan akan habis.

Emas menjadi buruan masyarakat karena dapat dijadikan sebagai investasi, simbol status ekonomi, dan komponen utama produk elektronik.

 

Tapi jumlah emas di dunia terbatas, dan pada akhirnya akan datang satu saat ketika tidak ada lagi emas yang tersisa untuk ditambang.

Puncak produksi emas

Beberapa ahli berbicara tentang apakah dunia telah mencapai puncak produksi emas diukur dengan jumlah terbanyak emas yang pernah ditambang dalam satu tahun atau tidak.

Hal itu ditunjukan dengan mulai menurunnya tren produksi emas dunia.

Contohnya, pada tahun 2019, produksi tambang emas dunia turun 1% menjadi 3.531 ton dibandingkan tahun 2018, menurut Dewan Emas Dunia. Penurunan produksi tahunan ini yang pertama sejak 2008.

"Pertumbuhan pasokan tambang mungkin melambat atau sedikit menurun di tahun mendatang, karena cadangan yang ada habis, dan penemuan besar baru semakin sulit, namun anggapan bahwa produksi telah mencapai puncak mungkin masih sedikit prematur," kata Hannah Brandstaetter, juru bicara Dewan Emas Dunia.

Bahkan ketika puncak emas terjadi, para ahli mengatakan tahun-tahun setelah itu tidak mungkin terjadi penurunan dramatis dalam produksi.

Sebaliknya, penurunan produksi bisa dilihat secara bertahap dalam beberapa dekade.

"Produksi tambang memiliki garis datar, dan kemungkinan besar akan menurun, tetapi tidak secara dramatis," tambah Ross Norman dari MetalsDaily.com.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya