Sutet 500 kV Tambun Incomer terdiri dari dua tower dengan panjang sirkit sepanjang 0,220 kilometer sirkuit (kms) yang dibangun pada lahan seluas 530 m2. Proyek ini dibangun sejak Desember 2018, di mana berfungsi untuk menyalurkan daya dari empat jaringan transmisi yakni Sutet 500 kV Tambun-Cibinong sirkit 1, Sutet 500 kV Tambun-Cibinong sirkit 2, Sutet 500 kV Tambun-Bekasi, dan Sutet 500 kV Tambun – Muara Tawar. Adapun proyek pembangunan ini memiliki nilai kontrak pekerjaan sebesar Rp 19,5 miliar dan menyerap lebih dari 120 tenaga kerja.
“Fungsi dari pembangunan SUTET ini untuk menyalurkan daya dari sistem interkoneksi 500 kV melalui Gistet 500 kV Tambun dengan kapasitas 2 x 500 MVA serta meningkatkan fleksibilitas operasi terhadap Gitet 500 kV Cibinong, Gitet 500 kV Bekasi, dan Gitet 500 kV Muara Tawar,” kata Ratnasari.
Sementara itu, di sektor distribusi listrik, manajemen PLN telah melakukan perjanjian kerja sama jual beli tenaga listrik (SPJBTL) pembangkit listrik tenaga mikro hidro (PLTMH) Bayu dengan PT Wahana Energi Sejahtera tandatangani. Kerja sama itu dilakukan dengan penandatangan nota kesepahaman (MoU) pada 3 Oktober kemarin.
PLTMH Bayu berkapasitas 2×1,8 MW dikelola oleh Wahana Energi Sejahtera sementara PLTMH Sumber Arum 2 berkapasitas 2×1,5 MW dikelola oleh Mega Hidro Energi. Keduanya akan beroperasi secara resmi pada tahun 2021 mendatang dan nantinya menyokong kebutuhan listrik yang ramah lingkungan dan berkelanjutan di Kabupaten Banyuwangi dan sekitarnya.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)