"Kalau katakan Bank Dunia di Jakarta ada 300 orang (pekerja), berarti maksimalnya masih boleh 30 (orang datang ke kantor). Tapi karena situasi sekarang, and then we put a lot of consideration, jadi kita hanya per day allowing maksimum not more than 10%," katanya.
Dia menambahkan beban tugas yang diberikan kantornya selama work from home (WFH) justru terasa lebih berat dan banyak.
"Memang secara duration of work, kami dari pagi sampai sore kami butuh fokus kerja dan sebagainya. Sehingga secara efektivitas dan productivity terasa lebih tinggi ketimbang sebelum Covid-19," tandasnya.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)