4. 1 Orang Akan Dapat 2 Suntikan Vaksin
Setiap orang akan mendapatkan dua dosis vaksin atau dua kali suntikan. Dengan begitu, Bio Farma akan menyediakan 340 vaksin di tahun depan.
"Target 170 juta orang Indonesia untuk memenuhi herd immunity, jadi 1 orang 2 dosis, jadi butuh 340 juta dosis tahun depan," Katanya.
5. Erick Thohir Disuruh Jokowi Kawal Harga Penetapan Vaksin
Presiden Jokowi Widodo (Jokowi) secara resmi mengeluarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 99 Tahun 2020 Tentang Pengadaan Vaksin dan Pelaksanaan Vaksinasi Dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19). Perpres itu diteken pada Selasa 6 Oktober 2020.
Dalam beleid itu, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menerima tugas untuk melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap sejumlah perseroan pelat merah dalam rangka melakukan percepatan pelaksanaan vaksinasi.
"Menteri Badan Usaha Milik Negara memberikan dukungan sebagai berikut, melakukan pembinaan dan pengawasan korporasi terhadap penyelenggaraan penugasan kepada badan usaha milik negara, dan mengoordinasikan badan usaha milik negara lainnya untuk mendukung penugasan yang dimaksud," tulis Pasal 21 ayat 5 dalam beleid tersebut.
6. Pembahasan Harga Vaksin Covid-19 Butuh Kehati-hatian
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito mengatakan, harga vaksin saat ini masih dalam pembahasan. Menurutnya, pembahasan harga vaksin harus dilakukan secara hati-hati. Di sisi lain, penanganan pandemi juga tidak bisa hanya bergantung pada vaksin.
“Intinya pembahasan harga vaksin membutuhkan kehati-hatian. Perlu kami tegaskan bahwa solusi dari pandemi Covid-19 ini bukan hanya vaksinasi,” kata Wiku saat konferensi pers.
(Fakhri Rezy)