Baca Juga: Sudah Impor, Menristek Buka-bukaan soal Nasib Vaksin Merah Putih
Dia menambahkan, telah membangun pengembangan Vaksin Merah Putih. salah satunya, Universitas Indonesia mengembangkan vaksin dengan platform DNA, mRNA, dan virus-like-particles. Institut Teknologi Bandung mengembangkan vaksin dengan platform adenovirus.
Sementara itu, Universitas Airlangga mengembangkan vaksin dengan 2 platform yaitu adenovirus dan adeno-associated virus (AAV).
“UGM mengembangkan vaksin dengan platform protein rekombinan,” tandasnya.
(Feby Novalius)