JAKARTA - Indonesia dipastikan masuk ke dalam jurang resesi, karena pertumbuhan ekonomi negatif dua kuartal berturut-turut. Hal ini dikonfirmasi langsung Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Ekonomi kuartal III-2020 akan berada di kisaran minus 1% hingga 2,9%.
Ekonom dari Universitas Paramadina Wijayanto Samirin mengatakan, ada beberapa hal yang harus dilakukan pemerintah untuk dalam menghadapi resesi. Pertama, menguatkan para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di tengah pandemi.
"Ekonomi kerakyatan yang menjadi bumper saat krisis harus diperkuat. karena pertumbuhan ekonomi kita berasal dari konsumsi dalam negeri," katanya dalam Market Review IDX Channel, Kamis (22/10/2020)
Baca Juga: Indonesia Resmi Resesi, Luhut Bocorkan Ekonomi Kuartal III Minus 2,9%
Kemudian, lanjut Samirin, pemerintah pusat harus memperhatikan kondisi keuangan daerah. Pasalnya, kondisi keuangan Pemerintah Daerah (pemda) terganggu akibat pandemi Covid - 19.