"PPOP meningkat 13,5% year on year (yoy) menjadi Rp33,8 triliun," katanya.
Baca juga: BRIS hingga BBCA, 'Saham Sultan' yang Lagi Naik Daun
Jahja menuturkan, dari sisi pendanaan, BCA berhasil mencatat kinerja yang solid pada sembilan bulan pertama 2020. CASA tumbuh 16,1% yoy mencapai Rp596,6 triliun dan menghasilkan total dana pihak ketiga dengan pertumbuhan sebesar 14,3% yoy menjadi Rp780,7 triliun.
"Sementara itu, deposito berjangka meningkat sebesar 8,8 persen yoy mencapai Rp184,1 triliun. Pertumbuhan dana pihak ketiga yang solid tersebut telah mendukung pertumbuhan total asset BCA menembus level seribu triliun atau tepatnya Rp1.003, 6 Triliun, meningkat 12,3% yoy," ucapnya.
(Fakhri Rezy)